Mengapa begitu susah membuka hati? Mengapa tak pernah mencoba memberi kesempatan kepada dia atau dia untuk mengisi kekosongan itu? Siapa yang kau tunggu? pantaskah dia untuk kau nantikan?
dan mengapa hati harus menjadi sesuatu yg dikorbankan untuk egomu sendiri dan untuk sebuah pemikiran yang mengandalkan otak dan mengabaikan hati?
Merdekakan dia.. Tidakkah cukup waktu slama ini kau gunakan untuk memenjarakannya, haruskah hati menjadi korban untuk sbuah ketakutan yg berlebihan terhadap sesuatu yg disebut KOMITMEN?
Come on.. What's wrong wid you un.. Komitmen itu tak seburuk dan tak begitu menyakitkan seperti apa yg slalu kau liat slama ini..
Sadarkah bahwa hati bisa lelah?dan sampai kapan jg kau akan menghindar dan bersembunyi.. open your heart, open your heart, open your heart..
Sabtu, 13 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar